Eksposekriminal.com – Cileunyi – Upaya menjaga keamanan dan memastikan pelayanan publik berjalan lancar terus dilakukan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung. Pada Kamis (8/12/2025) siang, tiga personel gabungan dari Unit Samapta dan Unit Intelkam, yakni Aiptu Sutandi, Bripka Andri Nugraha, serta Bripka Wendi H.A., S.H., turun langsung ke lapangan melakukan patroli dialogis ke dua dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG) bagi sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Cileunyi.
Patroli ini dilakukan ke Dapur SPPG Sukahayu, yang berlokasi di Kampung Sukahayu No. 123 RT 04/10 Desa Cinunuk, serta Dapur SPPG Chefira di Kampung Cibangkonol, Desa Cibiru Wetan. Dua dapur tersebut merupakan titik vital dalam penyediaan dan pendistribusian menu bergizi untuk siswa sekolah, sehingga kondisi keamanan maupun kelancaran operasionalnya menjadi perhatian aparat.
Setibanya di lokasi pertama, Dapur SPPG Sukahayu, petugas langsung berkoordinasi dengan pengelola dapur. Mereka mengecek situasi sekitar, kenyamanan lingkungan kerja, serta perlengkapan produksi makanan. Para personel juga memantau kesiapan armada yang digunakan untuk mengantar makanan ke sejumlah sekolah sasaran program MBG.
Menurut Aiptu Sutandi, dapur mendapat perhatian khusus karena berperan langsung dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bagi siswa.
“Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, sehingga perlu dijaga agar distribusi tidak terganggu,” ujarnya.
Dari lokasi Sukahayu, patroli kemudian dilanjutkan ke Dapur SPPG Chefira. Di dapur kedua ini, petugas kembali berdialog dengan pengelola, melihat proses persiapan makanan, hingga memastikan jalur distribusi ke sekolah-sekolah berjalan tanpa kendala, baik dari segi waktu, keamanan, maupun transportasi.
Selain memantau aktivitas dapur, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada seluruh pekerja dan pengelola. Mereka diminta tetap waspada terhadap situasi sekitar, terutama terkait barang-barang berharga seperti bahan makanan dan peralatan dapur.
Patroli dialogis ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan gangguan keamanan, baik tindakan kriminalitas, sabotase layanan publik, maupun potensi hambatan distribusi.
Bripka Andri Nugraha menegaskan pentingnya kerjasama antara pengelola dapur dan kepolisian.
“Kalau ada hal mencurigakan, atau kendala yang bisa menghambat distribusi, jangan ragu menghubungi kami. Tugas kami memastikan layanan berjalan baik untuk masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Bripka Wendi dari Unit Intelkam menambahkan bahwa pengawasan dilakukan tidak hanya terkait keamanan fisik, tetapi juga memastikan tidak ada intervensi atau hambatan yang bisa mengganggu program pemerintah tersebut.
Pengelola dua dapur itu menyambut baik kehadiran kepolisian. Mereka mengaku terbantu karena kegiatan dapur kerap dimulai sejak pagi dan melibatkan banyak pekerja, sehingga adanya pengawasan dari aparat membuat mereka lebih tenang.
“Kami merasa lebih aman dan nyaman ketika polisi datang memonitor. Ini membantu kami fokus bekerja menyiapkan makanan untuk anak-anak sekolah,” ujar salah satu pengelola dapur.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan personelnya.
Menurut Kapolsek, pengamanan dan pemantauan layanan publik menjadi prioritas agar masyarakat memperoleh manfaat secara maksimal, terutama program yang langsung menyentuh kebutuhan anak-anak sekolah.
“Patroli ke dapur SPPG merupakan bentuk perhatian kami untuk memastikan program pemerintah berjalan lancar dan aman. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi dalam berbagai aspek kehidupan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.
