EksposKriminal.com // Cileunyi – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tak hanya dilakukan melalui patroli rutin, tetapi juga dengan membangun komunikasi langsung bersama elemen masyarakat. Hal inilah yang dilakukan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung saat menyambangi Komunitas Ojeg Pangkalan GMC 22 di Kampung Pasar Sore, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selasa (24/2/2026)
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Anggota Unit Samapta Aiptu Sutandi bersama rekannya Bripka Andri Nugraha dalam rangka patroli dialogis siang hari. Kehadiran polisi di tengah para pengemudi ojek pangkalan itu disambut hangat dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan santai tersebut, Aiptu Sutandi menyampaikan pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan keselamatan di jalan raya. Ia mengingatkan para pengemudi ojek untuk selalu menggunakan helm standar, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi rambu dan marka jalan.
“Sebagai pengguna jalan sekaligus pelayan jasa transportasi, rekan-rekan ojeg memiliki peran penting dalam memberi contoh kepada masyarakat. Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tapi demi keselamatan diri sendiri dan penumpang,” ujarnya.
Bripka Andri Nugraha juga menambahkan agar para pengemudi tidak menggunakan knalpot brong atau perlengkapan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain mengganggu kenyamanan warga, penggunaan knalpot tidak standar juga melanggar aturan lalu lintas.
Selain menyampaikan imbauan lalu lintas, personel Polsek Cileunyi juga mengajak Komunitas Ojeg Pangkalan GMC 22 untuk menjadi mitra kamtibmas. Para pengemudi ojek dinilai memiliki mobilitas tinggi dan kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga berpotensi menjadi “mata dan telinga” kepolisian di lapangan.
Aiptu Sutandi mengimbau agar para pengemudi segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar, seperti tindak pencurian, perkelahian, maupun aktivitas mencurigakan lainnya.
“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi,” katanya.
Para pengemudi ojek pun menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah, serta berkomitmen untuk tetap tertib dalam berlalu lintas.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa pendekatan humanis dan dialogis menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
“Kami terus membangun komunikasi aktif dengan berbagai komunitas, termasuk ojek pangkalan. Mereka adalah bagian penting dari masyarakat yang dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi yang terjalin antara kepolisian dan komunitas ojek dapat semakin memperkuat keamanan di wilayah Cileunyi, sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa mewujudkan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkas Kapolsek Cileunyi.
