Polres Purwakarta Lakukan Pengamanan dan Pengecekan Titik Rawan Jalur Kereta Cepat.

PURWAKARTA – eksposkriminal.com -; Personel Polres Purwakarta lakukan pengamanan peninjauan jalur Kereta Cepat yang dilakukan Kapolda Jabar, Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus, dan Kasdam III Siliwangi, Brigjen TNI Asep Syarifudin di wilayah hukum Polres Purwakarta, pada Jumat, 12 Mei 2023, kemarin.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Wakapolres, Kompol Ahmad Mega Rahmawan mengatakan, untuk pengamanan pengecekan jalur kereta cepat tersebut pihaknya menerjunkan beberapa personel dari Polres Purwakarta, Polsek Jatiluhur, Polsek Sukatani, Polsek Darangdan dan Polsek Plered.

“Dari survei yang dilakukan memang terdapat hal teknis dan kondisi yang memang masih perlu penambahan agar tidak terjadi permasalahan di jalur kereta api cepat,” kata Mega sapaan akrab Wakapolres Purwakarta itu, pada Sabtu, 13 Mei 2023.

Mega menyebut, panjang jalur Kereta Cepat keseluruhan wilkum Polres Purwakarta yang dilintasi Jalur Kereta Cepat kurang lebih 22 Kilometer.

“Dari hasil pengecekan Jalur Kereta Cepat oleh Polres Purwakarta, Titik rawan yang ada di wilayah hukum Polres Purwakarta berjumlah 14 titik,” ucapnya.

Untuk titik rawan, Mega merinci, di wilayah hukum Polsek Jatiluhur ada sebanyak 7 titik, di wilayah hukum Polsek Sukatani ada 3 titik, wilayah hukum Polsek Plered ada 2 titik dan wilayah hukum Polsek Darangdan ada 2 titik.

“Kita berharap dari data-data yang didapat bisa mempercepat analisa agar penggunaan kereta cepat berlangsung lancar,” ujar Mega.

Ia mengatakan meski sepanjang jalur Kereta Cepat sudah diberi pagar dan kawat berduri, masyarakat tetap diminta untuk ikut menjaga sarana dan prasarana salah satu proyek strategis nasional itu.

Selain melakukan pengamanan, lanjut Mega, pihaknya juga melakukan edukasi kepada masyarakat yang terlintasi jalur kereta cepat.

“Jalur Kereta Cepat ini dialiri arus listrik sebesar 27,5 kilovolt (KV) sehingga masyarakat diminta untuk tidak masuk ke jalur KCJB karena sangat berbahaya dan bisa tersengat listrik. Anak-anak di sekitar trase juga diminta untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur karena benang dan layangannya berpotensi mengganggu kelistrikan,” ucap Mega.

Baca Juga :  ANTISIPASI KENAKALAN REMAJA, SAT BRIMOB POLDA JABAR BERIKAN HIMBAUAN

 

(Sambas troy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *