Bhabinkamtibmas Gajahmekar Polsek Soreang Mediasi Kasus Bullying Pelajar SMP

News50 Dilihat

eksposkriminal.com – Soreang – Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah, Bhabinkamtibmas Gajahmekar Polsek Soreang berhasil memediasi kasus bullying yang terjadi di salah satu SMP Al Tamimi. Kasus ini melibatkan seorang siswa yang menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa teman sekelasnya,Rabu (22/1/2025).

Kejadian ini orang tua korban melaporkan insiden tersebut kepada sekolah kemudian dilanjutkan laporanya Bhabinkamtibmas setempat. Berdasarkan laporan, celana korban diperosot oleh temanya yang membuatnya merasa malu dilihat teman yang lainya.

Bhabinkamtibmas segera bertindak dengan mengundang semua pihak terkait, termasuk siswa yang terlibat, orang tua, guru, dan pihak sekolah, untuk melakukan mediasi. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang guru tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan pembinaan dan edukasi kepada para siswa tentang pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan sekolah.

“Kami tekankan kepada siswa bahwa tindakan bullying adalah pelanggaran serius, baik secara hukum maupun norma sosial. Harapan kami, kejadian ini tidak terulang lagi,” ujar Bhabinkamtibmas dalam keterangannya.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Soreang Kompol Ivan Taufiq,S.H.,M.H. mengajak para orang tua dan guru untuk lebih aktif memantau perilaku siswa, baik di rumah maupun di sekolah. Setelah proses mediasi, para siswa yang terlibat menyampaikan permintaan maaf kepada korban, disertai dengan komitmen untuk berubah.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas dalam menangani kasus ini. Kepala sekolah menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua dalam menangani permasalahan remaja. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta kesadaran bersama untuk mencegah perilaku bullying di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *