Lima Gerbong KA Argo Bromo Tergelincir di Subang, 281 Penumpang Selamat Dievakuasi

News54 Dilihat

Subang // Eksposkriminal.com // Sebuah insiden anjloknya kereta api terjadi pada Jumat (1/8) sore, sekitar pukul 15.47 WIB di jalur Emplasemen Stasiun Pagaden Baru, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya–Gambir mengalami anjlok, dengan lima gerbong terakhir keluar dari rel.

Dalam kejadian tersebut, rangkaian KA terdiri dari 1 lokomotif, 11 gerbong penumpang, dan 1 gerbong pembangkit. Adapun lima gerbong yang mengalami anjlok antara lain:

1. K102350 (SBI)

2. K102345 (SBI)

3. T100902 (SBI)

4. T100901 (SBI)

5. P02306 (SBI)

Tercatat jumlah penumpang dalam kereta mencapai 281 orang, terdiri atas 245 penumpang kelas eksekutif, 14 penumpang compartemen suite, serta 22 kru KA. Syukur alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

PT KAI telah menutup sementara jalur kereta dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan sebaliknya, sembari menunggu proses evakuasi yang masih berlangsung di lokasi.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, bersama Dandim 0605/Subang dan unsur Forkopimda lainnya, segera melakukan serangkaian langkah cepat sebagai respons:

Pengamanan lokasi kejadian, termasuk pemasangan garis polisi (police line) dan pengawasan barang-barang penumpang.

Pengaturan lalu lintas di sekitar Stasiun Pagaden untuk mendukung kelancaran evakuasi.

Evakuasi penumpang, dengan bantuan bus yang disiapkan PT KAI agar penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Pendampingan evakuasi teknis, bekerjasama dengan BPBD, Damkar, TNI, dan tim medis.

Investigasi awal dan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab insiden.

Komunikasi publik melalui Humas Polri untuk mencegah penyebaran informasi hoaks.

Sampai berita ini diturunkan, situasi di lokasi telah kondusif dan evakuasi masih berlangsung dengan pengamanan ketat. Penumpang yang terdampak dalam kondisi aman dan tertangani dengan baik.

Informasi lanjutan akan disampaikan seiring perkembangan proses penanganan di lapangan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *