Eksposekeiminal.com – Di tengah sepinya hamparan perkebunan teh di jalur perkebunan teh Kertasari menuju Pangalengan, sebuah momen sederhana terjadi namun meninggalkan jejak rasa yang begitu dalam.
Seorang anggota Polsek Kertasari, Aipda Irwan Irawan yang juga menjabat sebagai Ps. Kasium fungsi administrasi, dalam perjalanan berangkat maupun pulang kerja, kerap memanfaatkan momen di jalan untuk melakukan kebaikan di tengah perjalanan dinasnya.
Pada salah satu perjalanan, ia tanpa sengaja melintas dan hatinya tergerak untuk memutar balik kendaraan.
Di pinggir jalan yang sunyi, terlihat seorang bapak pedagang keliling duduk di samping dagangannya sederhana—sapu, sikat, dan lap pel. Tanpa suara, tanpa keluhan, hanya menunggu rezeki yang mungkin tidak pasti.
Sudah sejak subuh beliau berangkat dari Bayongbong, Kabupaten Garut, menumpang elf menuju Kertasari dan Pangalengan demi bertahan hidup dan membawa pulang harapan untuk keluarga. Kadang hingga lima hari di jalan, tidur di masjid atau berpindah dari satu kampung ke kampung lain. Lelah yang tidak pernah benar-benar diceritakan, hanya dipikul dalam diam.
Melihat itu, Aipda Irwan tidak hanya lewat sebagai penonton. Ia berhenti, mendekat, menyapa dengan hangat, lalu membeli dagangan seadanya sebagai bentuk kepedulian.
“Saya ini hanya polisi kampung… yang masih belajar untuk peduli,” ucapnya pelan, merendah.
Di perjalanan yang sama, saat menunggu tumpangan, ia melihat seorang anak kecil di dalam kendaraan yang lewat. Tanpa banyak kata, ia memberikan sedikit uang jajan-bukan karena berlebih, tetapi karena hati yang teringat pada anak sendiri di rumah.
Momen kecil itu mungkin sederhana bagi sebagian orang, namun bagi yang merasakannya, ada kehangatan yang sulit dijelaskan—tentang bagaimana kepedulian bisa hadir di tengah lelahnya perjalanan hidup.
Karena di sela tugasnya sebagai Ps. Kasium yang mengurus administrasi, ia tetap memilih menjadikan setiap perjalanan sebagai ruang untuk berbuat baik, sekecil apa pun itu.
Kadang kita lupa, bahwa di jalan-jalan sunyi seperti itu, masih ada orang-orang yang berjuang bukan untuk hidup mewah, tapi sekadar untuk bertahan dan membawa pulang senyum bagi keluarga.
Dan di sisi lain, masih ada juga hati-hati yang diam-diam memilih untuk peduli, tanpa sorotan, tanpa pamrih.
Semoga bapak pedagang itu selalu diberi kekuatan, kelapangan rezeki, dan jalan yang penuh berkah.
Dan semoga kita semua, selalu diberi hati yang tidak mudah melewati orang lain yang sedang berjuang.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Kertasari Iptu Fajar Sodik, S.H. mengapresiasi kegiatan humanis tersebut sebagai wujud kehadiran Polri yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis.
Momen singkat sederhana ini dapat disaksikan melalui akun media sosial Polisi Kampung Aipda IrawanZed25 di Instagram, Facebook, dan TikTok.
