Rayakan Usia ke-32, Bona Taon Batak Nasada Pringsewu Ajak Umat Menjadi Berkat Lewat Perilaku Nyata

News72 Dilihat

PRINGSEWU – EksposKriminal. Com // 14 Februari 2026
Kerukunan keluarga Batak yang tergabung dalam Batak Nasada kembali menggelar perayaan Bona Taon yang ke-32. Acara tahunan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat di Pekon Gumukmas, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu (14/02).
Mengangkat tema “Hidup Adalah Kesempatan untuk Menjadi Berkat”, perayaan tahun ini menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh anggota komunitas untuk memperkuat tali persaudaraan sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Bapak Lamhot Rumahorbo. Dalam khotbahnya, beliau menekankan bahwa esensi dari menjadi “berkat” memiliki makna yang luas dan mendalam.
“Kita harus menjadi berkat bagi setiap orang. Perlu diingat bahwa berkat bukan hanya soal memberikan uang atau materi semata. Berkat bisa terpancar dari perilaku kita sehari-hari, mulai dari cara bicara yang santun, kesediaan memberikan waktu bagi sesama, hingga kepedulian nyata di lingkungan kita,” ujar Lamhot dalam pesan rohaninya.

Suasana ibadah berlangsung dengan sangat hikmat dan damai, menciptakan ruang spiritual yang tenang bagi seluruh jemaat yang hadir.
Kemeriahan Pesta Budaya dan Tradisi
Setelah sesi ibadah usai, acara dilanjutkan dengan seremoni perayaan ulang tahun ke-32 Batak Nasada yang ditandai dengan prosesi tiup lilin. Sebagai agenda tahunan yang dinanti, acara ini juga dimeriahkan dengan tradisi khas suku Batak, yaitu Manortor.

Keseruan pecah saat seluruh generasi, dari orang tua hingga kaum muda, ikut menari bersama sebagai simbol kegembiraan dan kebersamaan. Perayaan ini membuktikan eksistensi Batak Nasada yang tetap solid selama lebih dari tiga dekade di tanah Pringsewu.

Tentang Bona Taon Batak Nasada
Bona Taon merupakan tradisi syukuran awal tahun yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat Batak sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di Kecamatan Pagelaran, kegiatan ini telah menjadi agenda tetap selama 32 tahun untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

{As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *