Silaturahmi kalapas Garut dan Awak Media, Ajang Perkenalan dan Perkuat Sinergi kemitraan

News66 Dilihat

GARUT — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Garut, Rusdedy, A.Md.IP., S.H., M.Si, menggelar ajang silaturahmi tatap muka bersama Ikatan Media Mitra (IMM) Lapas Garut. Kegiatan berlangsung di Café Integrasi Kejo Comot, yang berlokasi di Jalan KH Hasan Arif, Cintarama – Banyuresmi, Suasana hangat terlihat ketika para peserta menikmati menu best seller nasi liwet dan jus alpukat.Sabtu (27/9/25)

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Garut menekankan bahwa kehadiran IMM menjadi mitra strategis bagi pemasyarakatan. “Kami sangat mengapresiasi peran IMM yang selama ini aktif mendukung publikasi kegiatan Lapas. Media adalah jembatan informasi agar masyarakat mengetahui bahwa pembinaan di Lapas Garut mampu menghasilkan karya bernilai ekonomi hingga ke mancanegara,” tutur Rusdedy.

Di sela obrolan ringan, Kalapas juga menyinggung keberhasilan ekspor coir shade ke Spanyol yang diproduksi warga binaan. Menurutnya, capaian ini adalah bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

Lebih jauh, Kalapas Garut mengungkapkan bahwa ke depan akan ada beberapa produk yang terus dikembangkan, termasuk produksi kopi hasil olahan warga binaan. “Kami ingin pembinaan ini berkelanjutan. Kopi Garut punya potensi besar, dan kami ingin warga binaan ikut berkontribusi mengolah produk yang bisa bersaing di pasar dalam negeri maupun luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Pa Bang Bang selaku Koordinator IMM Lapas Garut menyampaikan dukungannya. “Kami siap terus bersinergi dengan Lapas Garut. Ajang silaturahmi ini sangat positif untuk mempererat hubungan komunikasi sekaligus memperkuat publikasi program pembinaan warga binaan,” ungkapnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara Lapas Garut dan IMM, sekaligus membuka peluang lebih luas dalam mempromosikan karya-karya warga binaan, baik yang sudah menembus ekspor maupun produk baru yang sedang dikembangkan, seperti kopi.
(Denmoel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *