Wabah DBD Mengkhawatirkan, Warga Pekon Pasir Ukir Lakukan Fogging Massal

News63 Dilihat

Pringsewu — EksposKriminal. Com //Musim penghujan yang melanda wilayah Kabupaten Pringsewu mulai menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. Warga Pekon Pasir Ukir, Kecamatan Pagelaran, dalam beberapa hari terakhir diresahkan dengan munculnya kasus demam berdarah dengue (DBD), Selasa (21/04/2026).

Kepala Pekon Pasir Ukir, Ilyas Sahri, membenarkan adanya sejumlah warga yang terjangkit penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

“Memang benar, beberapa warga kami sudah terjangkit DBD. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa dokter melalui uji laboratorium darah, dinyatakan positif demam berdarah,” ujar Ilyas Sahri.

Ia menjelaskan, meningkatnya kasus ini diduga dipicu oleh kondisi lingkungan yang lembap akibat curah hujan tinggi, sehingga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Menanggapi situasi tersebut, pihak pekon segera berkoordinasi dengan Puskesmas Bumi Ratu untuk melakukan langkah penanganan cepat. Dalam waktu singkat, petugas kesehatan langsung melakukan fogging atau pengasapan di sejumlah titik, terutama di rumah warga yang terpapar DBD.

Ilyas Sahri juga turut turun langsung ke lapangan untuk memantau dan mengawal pelaksanaan fogging agar berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami berharap dengan adanya fogging ini, penyebaran DBD dapat segera ditekan. Saya juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta rutin menguras tempat penampungan air,” tambahnya.

Sementara itu, Bidan Desa Pasir Ukir, Dini Apritanti, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh kepala pekon dalam menangani situasi darurat ini.

“Kami sangat mengapresiasi respon cepat dari pemerintah pekon. Semoga dengan upaya fogging dan kesadaran masyarakat, wabah ini dapat segera diatasi dan tidak meluas,” ungkap Dini.

Kegiatan fogging tersebut turut dihadiri oleh aparatur pekon, tenaga kesehatan, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat yang bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyebaran DBD.

Pemerintah pekon juga mengingatkan warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, dan bintik merah pada kulit, guna mendapatkan penanganan sedini mungkin.

(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *